Polres Yapen Tangkap Pelaku Pembunuhan di Kairawi Distrik Windesi.

Operasi Intelijen Polres Waropen Berhasil Amankan Bendera Dan Atribut NFRPB
Januari 7, 2021
Pengaruh Miras Pemuda ,Aniaya Seorang Warga
Januari 14, 2021

Serui, Papuaupdate.com– Diduga tersulut api dendam pribadi seorang pria berinisial SR (47) dikampung Karawi distrik Windesi kabupaten kepulauan Yapen tega menghabisi rekan sekampungnya hingga tewas akibat luka hantaman benda tajam dibagian atas kepala korban AR.

Wakapolres Yapen Kompol Praja Gandha Wiratama dalam keterangan Press Releasenya, Kamis (14/01/21) mengungkapkan bahwa kejadian pembunuhan di kampung Karawi ini berlangsung pada pertengahan bulan Desember 2020 lalu , Saat itu pelaku SR yang tengah berjalan dari arah rumahnya melihat korban AR duduk-duduk ditengah jalan dan menghalangi jalan korban.

” Korban coba memberi salam namun pelaku langsung berdiri dan mengayunkan parangnya kearah korban sebanyak dua kali , satu kali mengenai bagian atas kepala korban sehingga kepala korban robek dan dan kearah bagian kiri  leher korban  satu kali sehingga leher korban hampir putus ” terang Wakapolres Kompol Praja yang ikut didampingi Kabagops AKP Mucshit Sefian, Kasat Reskrim Iptu Gondam.P , Kasubag Humas ,Iptu M.Borud .

Lanjut Kompol Praja setelah melayangkan kebagian kepala dan leher korban, pelaku juga menusuk  bagian kiri  perut korban dengan menggukan tombak namun korban menangkisnya dengan tangan kirinya sehingga tangan kirinya terluka dan patah dengan mata tombak masih tertanam.

Korban yang masih merupakan kerabat pelaku coba dilarikan oleh masyarakat ke Puskesmas terdekat namun nasib  berkata lain akibat luka serius  korban akhirnya  tidak dapat tertolong lagi.

Press Realease Penangkapan Pelaku Pembunuha di Kampung Kairawi Distrik Windesi oleh Polres Kepulauan Yapen,Kamis (14/01/2021)

” Akibat perbuatan pelaku ini kita sangkakan dengan pasal 340 KUHP ,Subsider pasal 338 KUHP ,Lebih Subsider pasal 351 ayat (3) dengan pidana mati atau pidana seumur hidup atau selama waktu tertentu paling lama dua puluh tahun” ujar Kompol Praja Gandha Wiratama.

Dari hasil penyidikan yang dilakukan tim penyidik pelaku sempat menaruh dendam dari beberapa waktu lantaran perahu pelaku pernah dirusak oleh korban.

AG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pasang Iklan